MALANG KOTA – Jelang penutupan voting Radar Malang Awards (RMA) 2018, mayoritas peserta menggenjot perolehan dari tiga jalur penilaian. Yaitu, melalui balot koran Jawa Pos Radar Malang, Instagram @radarmalangawards, dan website awards.radarmalang.id.

Berdasar data yang masuk ke panitia pelaksana RMA 2018, persaingan ketat terjadi di hampir semua kategori. Buktinya, dalam sehari, satu peserta RMA 2018 bisa mengirimkan ratusan balot ke kantor Jawa Pos Radar Malang. ”Untuk pengiriman balot memang kami batasi hingga besok (hari ini),” kata Manajer Iklan Jawa Pos Radar Malang M. Atho’illah kemarin (8/3).

Dari data yang masuk hingga pukul 19.55 tadi malam, di kategori properti subkategori perumahan di atas 10 hektare, Araya masih memimpin dengan perolehan 51 persen. Disusul Greenland at Tidar yang berada di posisi runner-up dengan raihan 20 persen. Lalu di tempat ketiga ada Green Orchid Residence dengan 13 persen.

Lalu, di kategori pendidikan subkategori perguruan tinggi swasta, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) masih memimpin dengan 51 persen. Dibayangi Universitas Islam Malang (Unisma) dengan 33 persen dan STIE Malangkucecwara (ABM) di posisi ketiga dengan raihan 2 persen. ”Angka-angka tersebut masih akan terus berubah,” kata Atho’–sapaan akrab M. Atho’illah.

Kemudian di kategori rumah sakit, Persada Hospital masih bertahan di posisi puncak dengan raihan 43 persen. Kemudian di posisi kedua ditempati RS Lavalette dengan 21 persen. Sedangkan RSI Aisyiyah berada di posisi ketiga dengan 16 persen.

Usai menutup masa penjurian melalui voting balot koran, panpel RMA 2018 masih terus melakukan penjurian dengan cara melakukan visiting. Ada tiga kategori yang masih harus dilakukan penjurian. Yaitu, rumah sakit, pendidikan, serta properti.

Untuk kategori properti, panpel RMA 2018 bekerja sama dengan sejumlah organisasi profesi. Di antaranya, DPP Realestate Indonesia (REI) nasional, DPC REI Malang, dan Apersi Malang. Sedangkan untuk kategori pendidikan, panitia RMA 2018 bekerja sama dengan tim independen yang berasal dari kalangan akademisi.

Untuk kategori yang dilakukan penjurian, bobot penilaiannya adalah 25 persen melalui balot koran, 25 persen melalui Instagram @radarmalangawards dan awards.radarmalang.id, dan 50 persen melalui penjurian. ”Kami sudah menuntaskan penjurian kategori kuliner dan hotel serta guest house,” tandas Atho’.

Rencananya, pada 21 Maret 2018, malam puncak RMA 2018 akan digelar. Informasi lebih lanjut mengenai RMA 2018 atau sponsorship bisa menghubungi Divisi Iklan Jawa Pos Radar Malang di 0341363700 ext 103, e-mail: radarmalangadnews@gmail.com, atau Didik Harianto di nomor 081334673911 (WhatsApp).

Pewarta : Didik Harianto
Penyunting : Abdul Muntholib
Copy Editor : Dwi Lindawati